Sabtu, 27 Maret 2010

satu impian

saya telah merasakannya. merasakan ada sesuatu yang aneh di dalam diriku.
saya merasa jau lebih nyaman, jika saya jauh dari keramaian.
hal ini lah yang terus saya ikuti dan saya terus amalkan.
sampai akhirnya di dalam tubuh mengalir jiwa jiwa individualisme.
"saya ya saya, kamu ya kamu. kita hanya dilahirkan dalam spesies yang sama, itu saja"
itulah prinsip yang selama ini saya pegang.
satu hal saja yang menjadi impian saya
saya ingin bebas dari ketergantungan kepada orang lain. ciptakan mesin mesin yang dapat bekerja seperti manusia.
dan, ciptakan negara baru.

amin

Senin, 22 Maret 2010

inilah!

Ini tentang agamaku,
ini tentang agama islam,
agama mayoritas di negara ku indonesia.

Sebelumnya saya memohon maaf dulu,
tulisan ini tidak bermaksud untuk menggurui, sotoy, atau apapun.
Saya menulis ini berdasarkan keprihatinan saya terhadap apa yang sekarang mereka sebut dengan islam di indonesia.

Islam adalah agama yang sangat baik, islam mengajarkan kepada kita untuk mengasihi sesama.
Islam menghadirkan surga dan neraka untuk dipilih oleh umatnya, mereka ingin masuk kemana.
Islam tidak pernah mengekang, islam hanya memberikan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan,
dan semua itu dikarenakan sesuatu yang akan didapatkannya dikemudian hari jika ia melakukan apa yang dianjurkan dan apa yang dilarang.
Dan yang paling terpenting adalah islam menyuruh kita untuk menjadi orang yang pandai, orang yang bisa menguasai dunia dan memposisikan dunia itu didalam genggaman tangan kita.

Namun jika kita melirik kembali ke indonesia, negara kita. Negara yang mayoritas muslim.
Tak ada satupun prinsip islam yang saya sebutkan diatas ada disini, semua ingin menang sendiri, semua ingin perutnya terisi sendiri. dan egopun berkuasa.
Yang lebih mengerikan lagi, prinsip ini justru sudah dipakai di negara yang justru tidak jelas memakai agama apa (meskipun didalam salah satu artikel faith freedom versi indonesia, mereka menolak menyebutnya prinsip islam)

Ini adalah sekelumit renungan kecil yang saya yakin akan berharga. prinsip islam yang saya sebutkan diatas hanyalah sekelumit kecil dari sekian banyak hal baik yang ada di islam.
akan kah kita menyerah kepada keadaan yang terpaksa kita hadapi sebagai konsekuensi takdir yang kita miliki saat ini sebagai negara muslim.
atau sebaliknya, kita akan berbalik menyerang. kita bangkit dan berada di muka bumi.

semuanya terserah anda. anda adalah remaja yang dimiliki indonesia saat ini. menyerah dan menyerang hanya berbeda dua huruf saja. saya tahu anda adalah orang yang bijaksana.