Jumat, 27 April 2012

Indonesia Menulis

1. Pelajar Indonesia Punya Masalah yang Serius
Pendidikan adalah ujung tombak kemajuan bangsa. Sayangnya kita sulit menentukan parameter keberhasilan suatu proses pendidikan. Meskipun demikian, fakta yang muncul dilapangan saat ini, tidak menunjukkan bahwa pendidikan kita berada di jalur yang benar. Diantara fakta tersebut adalah masih tingginya tingkat kesenjangan social, masih maraknya praktek korupsi, tingginya tingkat plagiarism, rendahnya kemampuan masyarakat untuk memberikan suatu terobosan. Utamanya dua fakta terakhir, yang mengerucutkan bahwa pelajar kita punya masalah serius mengenai “karya”. Sebuah karya sejatinya adalah representasi dari apa yang difikirkan seorang pelajar. Karya ini juga dapat diawasi oleh semua fihak. Jadi ketika didalamnya ada sebuah kemajuan, peluang, atau bahkan potensi untuk plagiarism, fihak terkait dapat memberikan penanganan lanjutan.

2. Indonesia Punya Potensi
Indonesia adalah bangsa yang besar. Tak ada yang memungkiri kita mempunyai sumber daya alam yang luar biasa. Pada seminar kemarin, Bapak Djoko juga memaparkan bahwa Indonesia saat ini didominasi angkatan produktif. Dengan 10 pemuda saja sukarno sudah bisa mengguncang dunia, apalagi dengan ribuan pemuda Indonesia saat ini.

3. Menulis
Grafik menunjukkan bahwa pelajar kita enggan untuk menulis. Padahal menulis adalah salah satu bentuk karya yang cukup mudah dibuat. Mungkin Bapak Djoko Santoso melihat celah ini. Berbagai kebijakan pendidikan yang berlaku di perguruan tinggi, sebagai tempat tertinggi dari pendidikan, selalu mendorong mahasiswa untuk menulis. (*penulis gagal mendapatkan grafik yang ditampilkan Bapak Djoko pada seminar*)

4. Bentuk Tulisan
Penulis merangkum, setidaknya ada beberapa kebijakan yang di canangkan Bapak Djoko dan tim nya. Diantaranya adalah program Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan segala iming iming hadiah dan keuntungan, dan yang sedang hangat hangatnya diperbincangkan akhir akhir ini. Yaitu mahasiswa S1 harus menulis jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan

5. Halangan
Suatu langkah luar biasa pasti menemui hambatan. Begitu juga pada program menulis ini. Tetapi apalah artinya kita keluarkan tenaga lebih buat mengatasi hambatan itu, bila pada akhirnya kita bisa meraih keuntungan yang berlipat.

6. Kesimpulan
Sudah jadi rahasia umum bahwa bangsa kita sedang tertinggal dalam hal karya. Bangsa kita terkenal dengan plagiarism nya. Dan sudah saatnya bagi kita untuk membuktikan melalui tulisan tulisan kita, bahwa bangsa kita bisa. Dengan ini penulis sudah mencoba, sekarang giliranmu untuk menulis.