Cukup banyak artikel yang membahas mengenai mahasiswa dengan Indeks Prestasi sempurna.
Dari sekian banyak artikel itu hampir tidak pernah penulis temukan artikel yang menghargai jerih payah mereka.
Kali ini penulis akan bahas beberapa paradigma yang emang sengaja disetting oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab.
1. Mahasiswa dengan IP bagus adalah apatis
Yang pertama, banyak diantara teman temanku yang suka bergerak adalah orang dengan IP yang luar biasa. Yang kedua, yakin kalo sekarang mereka memilih fokus belajar dulu, dikemudian hari mereka tidak berkontribusi untuk orang banyak? Menurutku ini hanya permasalahan fokus tujuan yang nantinya akan saling melengkapi sebagai sebuah team. bayangkan bila dalam satu team itu isinya orang dengan karakter yang sama, akan jadi apa team itu?
2. Tidak Perlu Paham, Cukup Mengerjakan Latihan Soal Pasti dapet IP Bagus
Yakali bro, jangan dibalik balik gitu dong cara berpikirnya. Emang sih Mahasiswa dengan IP dewa itu belum tentu paham materi. tapi apa dengan begitu kita bisa membaliknya dengan paham belum tentu dapet IP bagus? Menurutku sih NGGAK! Paham materi menurutku adalah meskipun dibolak balik seperti apapun persoalannya, dia pasti bisa melihat dengan satu pandangan yang benar. Jangankan soal ujian yang banyak hal yang diabaikannya, soal kehidupan yang rumit pun, bagi orang yang paham pasti dengan mudah diselesaikan.
3. IP Bagus Belum Tentu Sukses di Pekerjaan
Semuanya aja bro, emang kamu bisa seperti Allah yang bisa memastikan segala hal? Mahasiswa IP dewa tetep aja manusia biasa. Mereka hanya berusaha sesuai apa yang mereka suka.
Disini penulis merupakan mahasiswa dengan IP yang cukup rendah di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB. Penulis juga bukan aktivis, osjur aja penulis ogah ogahan. Disini penulis hanya miris saja melihat banyak orang yang mulai terpengaruhi menyudutkan mahasiswa dengan IP bagus. Cukup menghargai apa yang mereka lakukan sajalah, apa kau pernah tau seberapa besar usaha mereka untuk mendapatkan Ip itu sampai sampai kau menyudutkan mereka. Di asrama penulis ada mahasiswa dengan IP luar biasa. Hampir tiap penulis terbangun di malam hari, penulis menemui dia masih dalam keadaan memegang notebooknya dan sibuk menulis sesuatu.
Dalam hidup, kita semua mempunyai tujuan yang berbeda beda. Kalo kata vektor di fisika, tujuan yang berbeda beda itu bukan untuk saling meniadakan. Melainkan untuk membentuk suatu resultan gaya yang semakin besar.
mari bergerak seuai apa yang kita inginkan. dan See You at The Top! :D